Anggaran Terbatas Bukan Halangan, SPPG Bondowoso Badean 2 Hadirkan Ayam Betutu dalam Menu MBG
Mumbai
Foto: Menu MBG berupa ayam betutu dari SPPG Bondowoso Badean 2 ini menyajika sajian premium khas Bali. (SPPG Bondowoso Badean 2)
Ahmedabad
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso kembali mencuri perhatian. Meski dihadapkan pada tantangan anggaran bahan baku yang terbatas, yakni di kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badean 2 justru berhasil menyajikan menu "premium" Ayam Betutu.
Sajian khas Bali yang dikenal kaya akan rempah dan proses pengolahan yang kompleks ini disajikan kepada ribuan siswa penerima manfaat pada Senin (11/5/2026). Langkah berani ini diambil untuk memberikan variasi rasa agar para siswa tidak merasa jenuh dengan menu yang itu-itu saja.
Kepala SPPG Bondowoso Badean 2, Yulia Linda Lestari, menjelaskan bahwa pemilihan ayam betutu merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan kualitas terbaik bagi anak sekolah. Dalam program ini, ayam betutu disajikan dalam bentuk potongan agar lebih praktis untuk distribusi massal, namun tetap mempertahankan kekuatan rasa bumbu otentiknya.
Kolaborasi Strategis di Balik Dapur
Yulia memaparkan bahwa kunci keberhasilan menghadirkan menu mewah dengan biaya minim adalah kolaborasi lintas disiplin. Di dapur SPPG Badean 2, ahli gizi, akuntan, dan juru masak (chef) bekerja dalam satu kesatuan. Ahli gizi bertugas menjaga standar nutrisi, sementara akuntan melakukan kalkulasi belanja bahan secara mikro agar tidak ada anggaran yang terbuang percuma. Dengan perencanaan yang detail, bumbu rempah yang melimpah tetap bisa terbeli tanpa melampaui plafon anggaran.
Kandungan Gizi yang Terukur
Bukan sekadar mengejar rasa, SPPG Badean 2 memastikan setiap suapan memiliki nilai gizi yang presisi. Untuk porsi besar, setiap piring mengandung energi sebesar 793,8 kalori, protein 30,3 gram, lemak 31,8 gram, dan karbohidrat 95,7 gram. Sedangkan untuk porsi kecil, kandungan energinya sebesar 586,6 kalori dengan protein 26,4 gram, lemak 28,1 gram, dan karbohidrat 55,4 gram.
Antusiasme Siswa
Inovasi ini disambut hangat oleh para penerima manfaat. Dari total kapasitas 2.560 sasaran, saat ini SPPG melayani 2.070 orang karena siswa kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA sedang menjalani masa libur. Meski jumlahnya sedang berkurang, antusiasme siswa di lapangan sangat tinggi karena menu ini dianggap sebagai kejutan yang menggugah selera.
"Penerima manfaat sangat senang karena sebelumnya dapur kami belum pernah membuat bumbu ini. Kami akan terus berupaya menghadirkan menu yang bervariasi namun tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan," pungkas Yulia. (dw)
Tags:
kuliner