ZoyaPatel

SMK Beli SMK! Siswa Arsitektur SMKN 3 Bondowoso Analisas Kerusakan Bangunan SMKN 1 Maesan

Mumbai

 

JaringanKita - Langkah menginspirasi kembali diteladankan sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Bondowoso, yakni SMKN 3 Bondowoso. Sejumlah siswa dari Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB/Arsitektur) SMKN 3 Bondowoso diterjunkan langsung untuk melakukan analisis teknis terkait kerusakan bangunan di SMKN 1 Maesan, Selasa (10/2/2026).

Guru DPIB SMKN 3 Bondowoso David Kurniawan menegaskan bahwa  langkah ini menjadi salah satu peluuang usaha sekaligus sebagai bentuk aplikasi ilmu lapangan dlam rangka membantu pihak SMKN 1 Maesan dalam memetakan tingkat kerusakan sarana prasarana sekolah mereka.

"Kami tidak hanya melihat kerusakan, juga mencoba menghitung estimasi perbaikan dan memberikan rekomendasi teknis agar bangunan lebih tahan lama," ujar David.

Dalam pelaksanaannya, para siswa DPIB SMKN 3 Bondowoso yang didampingi oleh guru produktifnya mengidentifikasi berbagai jenis kerusakan, mulai dari retak struktur, kerusakan atap, hingga degradasi material akibat faktor cuaca pada semua bangunan yang ada di SMKN 1 Maesan.

“Kegiatannya meliputi Identifikasi kerusakan, pengukuran presisi dan rekomendasi teknis secara lengkap sebagai acuan bagi SMKN 1 Maesan” imbuh David.

Kegiatan ini dinilai sebagai solusi cerdas dan hemat biaya, terlebih bagi pengguna layanan dalam hal ini adalah SMKN 1 Maesan, di mana hasil analisis ini dapat dijadikan acuan dasar dalam mengajukan renovasi atau melakukan perbaikan mandiri secara akurat. Selain itu, pastinya bisa menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

"SMKN 1 Maesan sangat terbantu secara teknis dalam pemeliharaan asset  dan menjadi syarat penting untuk pengajuan bantuan," ujar Rohmawati selaku Kepala SMKN 1 Maesan.

Sementara itu, kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan menegaskan Kegiatan proaktif ini juga membuktikan bahwa SMK tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga mampu menjadi agen pemberi solusi bagi permasalahan infrastruktur di lingkungan sekitarnya.

“Giat inspiratif di SMKN 1 Maesan wujud pengabdian sekaligus uji kompetensi yang sesungguhnya, harapannya siswa kami memiliki sense of crisis terhadap keamanan bangunan," ujar Daris penuh semangat.(*)


Ahmedabad