47 Warga Terserap, SPPG Tamansari Gerakkan Ekonomi Lokal, Mulai Dari Tenaga Kerja Hingga Sektor Pertanian
Mumbai
HADIR BERSAMA: Sejumlah relawan SPPG Tamansari saat berkumpul bersama mitra
Ahmedabad
BONDOWOSO, Jaringan Kita – Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamansari tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Program ini menjadi salah satu ruang baru bagi warga sekitar untuk memperoleh pekerjaan.
Mitra SPPG Tamansari, Yusuf Kusmantriono, mengungkapkan bahwa sejak mulai beroperasi, pihaknya telah melibatkan puluhan tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Total sebanyak 47 relawan kini aktif membantu operasional, mulai dari pengolahan makanan hingga menjaga kebersihan fasilitas.
“Alhamdulillah, kami mempekerjakan relawan SPPG Tamansari sebanyak 47 orang. Ini tentu menjadi peluang bagi masyarakat untuk ikut terlibat dan mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.
Menurut Yusuf, keberadaan SPPG menjadi jawaban atas kebutuhan lapangan kerja yang inklusif. Hal ini terlihat dari komposisi tenaga kerja yang beragam, baik dari sisi usia maupun latar belakang. Mulai dari generasi muda hingga warga berusia di atas 35 tahun dapat berkontribusi tanpa batasan yang kaku.
“Orang-orangnya beragam, mulai dari usia muda hingga di atas 35 tahun. Itu tidak masalah bagi kami, yang penting mereka mau bekerja dan berkontribusi,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan tenaga kerja lokal ini tidak lepas dari dorongan pemerintah agar program-program sosial mampu memberikan efek berganda bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja secara luas di tingkat daerah.
“Kami juga diminta untuk menyerap tenaga kerja secara massif tentunya sesuai kebutuhan dapur. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yusuf menegaskan bahwa keberadaan SPPG Tamansari turut membantu masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap. Bahkan, beberapa pekerja yang tergolong usia lanjut tetap diberikan kesempatan selama masih mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Meski ada yang sudah usia lanjut, mereka tetap bisa bekerja dengan baik, baik di dapur maupun kebersihan. Ini yang kami utamakan, yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya,” tegasnya.
Dengan konsep pemberdayaan tersebut, SPPG Tamansari kini tidak hanya menjadi pusat pelayanan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Kehadirannya diharapkan terus memberi manfaat berkelanjutan, baik dalam aspek kesehatan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.