Dari Jabal Rahmah ke Kursi Ketua Umum, Kader Pamekasan Nahkodai IKSASS Santri Putra
Mumbai
Ahmedabad
Situbondo, (JaringanKita.Id) – Musyawarah Besar (MUBES) X IKSASS Santri Putra resmi berakhir dengan lahirnya kepemimpinan baru yang membawa semangat regenerasi kader pesantren. Forum permusyawaratan tertinggi Ikatan Santri Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Santri Putra tersebut digelar sejak 11 hingga 15 Mei 2026 di Jabal Rahmah Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo.
MUBES X berlangsung dinamis dan penuh semangat kaderisasi. Sebanyak 115 delegasi rayon dan sub rayon IKSASS dari berbagai daerah di Indonesia hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai pembukaan, sidang pleno, pembahasan regulasi organisasi, hingga proses pemilihan Ketua Umum baru.
Kegiatan diawali dengan ziarah maqbarah masyayikh pesantren dan pembacaan Ratibul Haddad secara berjamaah. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pendiri dan ulama pesantren yang selama ini menjadi ruh perjuangan IKSASS Santri Putra.
Setelah registrasi ulang peserta dan pembagian dokumen persidangan, pembukaan resmi MUBES X dilaksanakan pada malam hari dan dibuka langsung oleh Kepala Bidang Kepesantrenan, Drs. Mahmudi Bajuri, M.Pd.I. Turut hadir pula jajaran pengurus PP IKSASS Alumni.
Forum kemudian berlanjut dengan sidang pleno pembahasan tata tertib hingga dini hari. Pada agenda berikutnya, peserta membahas berbagai landasan hukum organisasi, mulai Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Peraturan Organisasi, Garis-garis Besar Program Kerja IKSASS, hingga Pokok-pokok Pikiran dan Rekomendasi organisasi.
Atmosfer MUBES mulai memanas saat sidang tata tertib pemilihan calon Ketua Umum berlangsung. Dinamika forum sempat membuat sidang diskors sebelum akhirnya dilanjutkan kembali setelah suasana dinilai kondusif oleh pimpinan sidang.
Empat kandidat calon Ketua Umum kemudian tampil dalam sesi debat terbuka yang berlangsung sengit dan menarik perhatian peserta. Para kandidat menyampaikan visi-misi serta menjawab berbagai pertanyaan dari panelis maupun peserta forum.
Selain menjelaskan gagasan organisasi, masing-masing kandidat juga diberi kesempatan untuk saling bertanya satu sama lain. Forum debat berlangsung hidup dan menunjukkan tingginya antusiasme kader terhadap masa depan organisasi IKSASS Santri Putra.
Dalam agenda penutupan MUBES X, Sekretaris Umum Majelis Syuri PP IKSASS Alumni, KH. Moh. Aso Samsudin, M.Pd., menegaskan bahwa IKSASS merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pesantren.
“Ketika kita berbicara IKSASS, kita berbicara pesantren. Karena, IKSASS adalah organisasi kader tangan kanan pesantren,” ujarnya di hadapan peserta MUBES X.
Beliau juga menegaskan bahwa IKSASS merupakan organisasi perjuangan dan pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Khidmah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, akan mendatangkan keberkahan secara terang-terangan,” tuturnya.
Pada hari terakhir pelaksanaan MUBES, seluruh peserta bersama panitia sowan ke ndalem Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ach. Azaim Ibrahimy, Ph.D., untuk menyerahkan hasil forum dan mengonsultasikan empat nama calon Ketua Umum terpilih hasil sidang.
Dalam momentum tersebut, Pengasuh Pesantren akhirnya menetapkan Kawan Dzikri Romadhon sebagai Ketua Umum PP IKSASS Santri Putra Periode XI Tahun 2026–2028. Penetapan itu langsung disambut antusias para peserta MUBES X.
Terpilihnya Dzikri Romadhon yang merupakan kader asal Rayon Pamekasan kembali menorehkan sejarah baru dalam perjalanan IKSASS Santri Putra. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu membawa semangat kaderisasi, pengabdian, dan perjuangan organisasi semakin progresif ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana, A. Firman Maulana, mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan tertib hingga akhir forum.
“Tentu kami sangat puas dengan pelaksanaan MUBES X. Karena forum permusyawaratan tertinggi ini berjalan dengan lancar dan tertib,” ujarnya.
Tags:
Headline
IKSASS Pamekasan
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo
Pusat IKSASS
Santri Sukorejo