Menu MBG Tlogosari Variatif, Siswa Makin Antusias
Mumbai
Foto: Menu SPPG Tlogosari Bondowoso, Selasa (28/4/2026). (Dok. SPPG Tlogosari)
Ahmedabad
Bondowoso, ( JaringanKita. id)– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, kembali berjalan lancar pada Selasa (28/4/2026). Sebanyak 1.860 paket makanan disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlogosari di Desa Gentong, dengan sasaran 26 sekolah dan 2 posyandu.
Program yang berada di bawah naungan Yayasan Bustanul Ulum ini menjangkau 1.724 siswa dan guru, serta 136 penerima kelompok B3 yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Menu yang disajikan kali ini tampil lebih variatif dan menggugah selera dibanding hari sebelumnya. Hidangan meliputi nasi putih, telur rebus dan dimsum, lalapan kol dan kacang panjang, tahu rebus, kuah kacang, serta buah jeruk santang. Kombinasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus meningkatkan selera makan anak-anak.
Kepala SPPG Tlogosari, Baharuddin Yahya, S.Pd., menegaskan bahwa setiap menu telah melalui perencanaan matang dan proses pengolahan yang teliti.
“Kami memastikan setiap hidangan tidak hanya bergizi, tetapi juga disajikan dengan standar terbaik. Mulai dari bahan baku segar, proses memasak yang higienis, hingga pengemasan yang rapi, semuanya kami perhatikan secara detail,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi menu terus dilakukan agar siswa tidak hanya makan karena kebutuhan, tetapi juga menikmati setiap sajian.
“Kami ingin anak-anak makan dengan lahap dan senang. Karena itu, kami terus menghadirkan menu yang menarik, lezat, dan tetap sesuai standar gizi,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Lapangan (ASLAP) SPPG Tlogosari, Muzayyin, menyebut variasi menu menjadi salah satu kunci keberhasilan program MBG di lapangan.
“Menu seperti hari ini kami susun agar lebih diminati anak-anak. Ada perpaduan lauk, sayur, dan buah segar yang diharapkan bisa meningkatkan nafsu makan siswa,” jelasnya.
Ia juga menegaskan komitmen dapur SPPG dalam menjaga kualitas makanan hingga sampai ke tangan penerima.
“Kami memastikan kualitas dan kebersihan di setiap proses, serta distribusi tepat waktu agar makanan tetap layak dan nikmat saat dikonsumsi,” imbuhnya.
Dengan konsistensi dalam menjaga kualitas, ketelitian penyajian, serta inovasi menu yang berkelanjutan, SPPG Tlogosari berharap program MBG terus memberikan dampak positif bagi kesehatan dan semangat belajar anak-anak.
“Ini bukan sekadar program makan bergizi gratis, tetapi investasi untuk masa depan generasi bangsa. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Baharuddin.