ZoyaPatel

Distribusi Elpiji 3 Kg di Tapal Kuda Dipastikan Stabil, Hiswanamigas Imbau Warga Tetap Tenang

Mumbai
Bondowoso, (jaringankita.id) — Menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) DPC Besuki memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah Tapal Kuda berada dalam kondisi stabil dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ketua Hiswanamigas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, menyampaikan bahwa hingga saat ini distribusi elpiji subsidi berjalan normal tanpa kendala berarti.

Pengawasan distribusi terus dilakukan guna memastikan pasokan tetap terjaga di seluruh wilayah kerja.
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena stok elpiji 3 kilogram masih dalam kondisi aman.

“Kami berharap masyarakat tidak panic buying karena stok elpiji 3 kilogram aman dan mencukupi kebutuhan,” ujar Ikbal, Rabu (21/1/2026).

Menurut Ikbal, kepanikan dalam membeli justru berpotensi menimbulkan gangguan distribusi di tingkat pangkalan, meskipun pasokan secara keseluruhan masih mencukupi.

Untuk menjaga pemerataan, Hiswanamigas mendorong pangkalan elpiji agar menerapkan pembatasan pembelian satu tabung untuk setiap orang.

“Ini untuk memastikan pemerataan dan setiap warga penerima subsidi gas elpiji mendapatkan haknya,” jelasnya.

Wilayah kerja Hiswanamigas DPC Besuki meliputi lima daerah di kawasan Tapal Kuda, yakni Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, yang seluruhnya menjadi fokus pemantauan distribusi elpiji subsidi.

Menyikapi potensi peningkatan konsumsi menjelang Imlek serta kebutuhan rumah tangga yang meningkat saat Ramadhan, Hiswanamigas juga menyiapkan langkah antisipasi lanjutan.

Salah satunya dengan mengajukan permohonan penambahan alokasi elpiji 3 kilogram kepada Pertamina, khususnya untuk daerah dengan kebutuhan tinggi.

“Seperti di Bondowoso, kami berharap ada penambahan alokasi hingga 100 persen dari total alokasi saat ini,” tegas Ikbal.

Ia menambahkan, langkah antisipatif tersebut bertujuan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan tidak memicu keresahan akibat isu kelangkaan.

Hiswanamigas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya terkait ketersediaan elpiji subsidi.

“Silakan masyarakat memanfaatkan kanal resmi agar tidak termakan isu atau informasi yang tidak jelas,” pungkasnya. 
Ahmedabad