Relawan SPPG Tamansari Gotong Royong Bersihkan Dapur, Pastikan Makanan Siswa Tetap Higienis dan Terjamin Kesehatannya.
Mumbai
Ahmedabad
BONDOWOSO, Jaringan Kita - Seluruh relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bondowoso, menggelar kegiatan bersih-bersih dapur secara menyeluruh pada Senin hingga Selasa (17–18/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga standar kebersihan dan higienitas dapur yang setiap hari digunakan untuk menyiapkan makanan bagi para siswa penerima program.
Sejak pagi hari, para relawan tampak bergotong royong membersihkan seluruh area dapur, mulai dari lantai, dinding, meja kerja, peralatan masak, hingga saluran pembuangan. Tidak ada sudut yang terlewat. Peralatan memasak dicuci ulang, rak penyimpanan ditata kembali, serta area pengolahan bahan makanan disterilkan agar tetap aman digunakan.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Para relawan bekerja tanpa sekat, saling membantu dan berbagi tugas demi memastikan dapur berada dalam kondisi terbaik. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab bersama terhadap kualitas makanan yang akan dikonsumsi siswa.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Tamansari, Savana, menjelaskan bahwa kebersihan dapur merupakan prioritas utama dalam operasional SPPG. Menurutnya, kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan dan proses memasak, tetapi juga oleh lingkungan dapur yang higienis.
“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang disiapkan benar-benar aman, bersih, dan sehat. Karena itu, pembersihan menyeluruh seperti ini rutin dilakukan, apalagi dapur digunakan setiap hari dengan volume produksi yang cukup besar,” ujar Savana.
Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih massal juga menjadi sarana memperkuat kekompakan relawan. Dengan bekerja bersama, para relawan semakin memahami pentingnya standar kebersihan yang harus dijaga secara konsisten.
Selain membersihkan area dapur, relawan juga melakukan pengecekan terhadap perlengkapan penunjang seperti tempat penyimpanan bahan makanan, ventilasi udara, hingga ketersediaan air bersih. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rantai proses pengolahan makanan memenuhi prinsip sanitasi.
Savana menegaskan bahwa dapur SPPG Tamansari tidak hanya berfungsi sebagai tempat memasak, tetapi juga sebagai pusat pelayanan gizi bagi siswa. Karena itu, kebersihan menjadi aspek yang tidak bisa ditawar.
“Anak-anak adalah prioritas kami. Apa yang mereka makan harus dipastikan layak dan sehat. Dengan dapur yang bersih, kami bisa bekerja lebih tenang dan maksimal,” tambahnya.
Para relawan berharap kegiatan ini dapat terus dipertahankan sebagai budaya kerja, bukan hanya dilakukan pada momen tertentu. Mereka juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung program pemenuhan gizi dengan menjaga lingkungan sekitar tetap bersih dan sehat.
Dengan dapur yang higienis dan tim relawan yang solid, SPPG Tamansari berkomitmen menghadirkan layanan gizi yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi generasi muda di Bondowoso. Gotong royong yang ditunjukkan para relawan menjadi bukti bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kepedulian dan kerja bersama.