Bidik Potensi Kopi dan UMKM, Bank Jatim Bondowoso Buka Kantor Fungsional di Sukosari
Mumbai
Foto: Kepala Bank Jatim Cabang Bondowoso bersama tiga Camat saat pemotongan tumpeng di kantor Fungsional Sukosari
Ahmedabad
Bondowoso/JatinganKita. Bank Jatim Cabang Bondowoso mulai menggarap lebih serius potensi ekonomi di wilayah dengan meresmikan kantor fungsional di Kecamatan Sukosari. Langkah ini tidak hanya soal mendekatkan layanan, tetapi juga memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha, khususnya sektor kopi dan UMKM.
Kepala Bank Jatim Cabang Bondowoso, Heru, menilai kawasan Sukosari, Sumber Wringin, dan Ijen memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama dari sektor perkebunan kopi yang selama ini menjadi salah satu andalan masyarakat.
“Di tiga kecamatan ini banyak pelaku usaha kopi yang sudah menjadi mitra kami. Harapannya ke depan mereka bisa menambah modal untuk mengembangkan usahanya,” kata Heru saat peresmian kantor fungsional Sukosari, Kamis (9/4/2026).
Menurut dia, penguatan sektor usaha tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk para petani yang menjadi bagian dari rantai produksi.
“Kalau usaha berkembang, otomatis petani juga ikut terangkat. Hasil panen mereka terserap oleh mitra-mitra usaha yang sudah bekerja sama dengan Bank Jatim,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembukaan kantor fungsional ini menjadi salah satu langkah konkret Bank Jatim dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis lokal di wilayah tersebut.
Selain menyasar sektor usaha, kehadiran kantor fungsional Sukosari juga menjawab kebutuhan masyarakat akan akses layanan perbankan yang lebih dekat dan efisien.
Selama ini, masyarakat di wilayah Ijen dan sekitarnya harus menempuh perjalanan cukup jauh ke kantor cabang maupun kantor layanan terdekat di Wonosari.
“Dengan adanya kantor ini, masyarakat bisa lebih efisien dari sisi waktu, biaya perjalanan, hingga kebutuhan transaksi sehari-hari,” kata Heru.
Kantor fungsional Sukosari melayani berbagai transaksi dasar, mulai dari setoran, penarikan, Pembukaan Rekening tabungan, Giro, Deposito, hingga penerimaan pengajuan kredit bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Heru menegaskan, pengajuan kredit dari masyarakat akan tetap diproses sesuai prosedur yang berlaku, meskipun pengajuan awal dapat dilakukan di kantor fungsional.
“Permohonan kredit bisa kami tampung di sini, nanti akan diproses lebih lanjut di kantor cabang atau cabang pembantu sesuai ketentuan,” ujarnya.
Pemilihan Sukosari sebagai lokasi kantor juga didasarkan pada pertimbangan strategis. Selain berada di titik tengah tiga kecamatan, lokasi kantor berada di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
Menurut Heru, posisi tersebut membuka peluang besar untuk menjangkau pelaku UMKM secara lebih luas dan mendorong peningkatan transaksi keuangan di masyarakat.
Saat ini, Bank Jatim Cabang Bondowoso telah memiliki sejumlah kantor fungsional, di antaranya di BPKAD, RSUD dr. Koesnadi, Kecamatan Wringin, dan kini bertambah di Sukosari.
Melalui perluasan jaringan ini, Bank Jatim berharap dapat memperkuat perannya sebagai mitra pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan inklusi keuangan di Bondowoso.
“Kami berharap dukungan dari masyarakat dan media agar keberadaan kantor ini semakin dikenal dan dimanfaatkan secara optimal,” ujar Heru.(*)