RAKERCAB 2026: IKSPI Kera Sakti Bondowoso Perkuat Konsolidasi, Siapkan Lompatan Organisasi dan Prestasi
Mumbai
Ahmedabad
(Foto: Suasana RAKERCAB IKSPI Kera Sakti Cabang Kabupaten Bondowoso di Aula Cafe Harmony Lantai II Perum Villa Kembang Asri, Minggu 31/5/2026)
Bondowoso, (JaringanKita.Id)– Pengurus Cabang IKSPI Kera Sakti Bondowoso menggelar Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) Tahun 2026 di Aula Cafe Harmony Lantai II Perum Villa Kembang Asri, Minggu (31/05/2026). Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi organisasi untuk memperkuat arah gerak perguruan sekaligus menyiapkan berbagai program strategis demi kemajuan IKSPI Kera Sakti Bondowoso.
Kegiatan dihadiri Ketua Dewan Penasihat Cabang Kusnadi, A.Md.Keb., Ketua Cabang Yusuf Risman Hadi, A.Md.Pi., Penasihat Cabang Moh. Harsono, S.AP., seluruh pengurus cabang, serta ketua ranting se-Kabupaten Bondowoso.
Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Bondowoso, Yusuf Risman Hadi, A.Md.Pi., menyampaikan bahwa perjalanan organisasi di Bondowoso telah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat sejak pertama kali hadir pada tahun 2013 melalui beberapa titik latihan yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Menurutnya, perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan terbentuknya Pengurus Cabang IKSPI Kera Sakti Bondowoso secara resmi pada Musyawarah Cabang (MUSCAB) I yang digelar di Yonif Raider 514 pada tahun 2023.
“Kalau melihat perjalanan dari awal sampai hari ini, perkembangan IKSPI Bondowoso sangat luar biasa. Dari beberapa titik latihan sederhana hingga sekarang hampir seluruh kecamatan memiliki ranting dan aktivitas pembinaan yang berjalan aktif,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pengurus, pelatih, dan anggota yang selama ini terus menjaga semangat pengembangan organisasi.
Namun demikian, Yusuf menilai bahwa tantangan ke depan semakin besar sehingga dibutuhkan penguatan sistem organisasi, peningkatan kualitas kader, dan pembinaan atlet yang lebih terarah.
“RAKERCAB ini bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah forum untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, dan menyusun langkah yang lebih besar agar IKSPI Kera Sakti Bondowoso terus berkembang,” katanya.
Ia juga meminta seluruh divisi mulai dari Keatlitan dan Prestasi, Advokasi dan Satgas, Teknik dan Kerohanian, hingga Humas untuk bekerja lebih maksimal dan mampu menerjemahkan visi organisasi menjadi program yang nyata.
Sementara itu, Penasihat Cabang Moh. Harsono, S.AP., mengingatkan bahwa kekuatan utama IKSPI tidak hanya berada pada kemampuan bela diri, tetapi juga pada kualitas moral para anggotanya.
Menurutnya, filosofi simbol huruf “Q” dalam IKSPI mengandung pesan agar setiap anggota mampu menjaga hubungan dengan Tuhan melalui sikap hidup yang santun, beretika, dan berakhlak mulia.
“Ilmu yang dimiliki harus melahirkan manfaat. Anggota IKSPI harus menjadi contoh yang baik dalam masyarakat, baik dalam ucapan, perilaku, maupun cara berinteraksi dengan sesama,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh jajaran organisasi agar lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sehingga keberadaan IKSPI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Selain itu, Moh. Harsono menekankan pentingnya ketaatan terhadap hukum dan aturan yang berlaku agar tidak ada anggota yang mencederai nama baik organisasi melalui tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai perguruan.
Ketua Dewan Penasihat Cabang Kusnadi, A.Md.Keb., dalam arahannya menyoroti pentingnya menjaga kekompakan organisasi serta membangun komunikasi yang sehat antara cabang dan ranting.
Menurutnya, organisasi yang besar tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh kerja sama seluruh elemen yang memiliki visi dan tujuan yang sama.
“Kita harus tetap solid, saling mendukung, dan menjaga semangat kekeluargaan. Jika itu terjaga, maka cita-cita besar organisasi akan lebih mudah diwujudkan,” katanya.
Kusnadi juga memberikan apresiasi kepada para atlet IKSPI Kera Sakti Bondowoso yang selama ini berhasil membawa nama organisasi melalui berbagai prestasi di tingkat kabupaten, regional, hingga provinsi.
Ia berharap sektor keatlitan terus menjadi perhatian serius karena menjadi salah satu wajah organisasi di ruang publik.
Dipimpin Sekretaris Umum Cabang Imam Syafi’ie, jalannya RAKERCAB berlangsung dinamis. Berbagai persoalan organisasi dibahas secara terbuka, disertai penyampaian gagasan, kritik, dan solusi dari para peserta yang hadir.
Dari forum tersebut lahir sejumlah rekomendasi dan arah kebijakan yang akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan program kerja ke depan.
Melalui RAKERCAB 2026, IKSPI Kera Sakti Bondowoso menegaskan tekadnya untuk terus tumbuh sebagai organisasi yang kuat secara kelembagaan, unggul dalam pembinaan atlet, kokoh dalam nilai kekeluargaan, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bondowoso.