ZoyaPatel

Regenerasi Kepemimpinan Santri, MDW-SS 2 Putri Lantik Pengurus OSIM Periode 2026–2027

Mumbai
Situbondo, (JaringanKita.Id)– Madrasah Diniyah Wustha Salafiyah Syafi'iyah 2 Putri (MDW-SS 2 Putri) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang berkarakter melalui kegiatan Seminar Motivasi, Demisioner, dan Pelantikan Pengurus OSIM Periode 2026–2027 yang digelar pada 14 Juni 2026 di Auditorium Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam proses kaderisasi kepemimpinan santri sekaligus sarana membangun kemampuan organisasi, tanggung jawab, dan kepercayaan diri para siswi di lingkungan madrasah.

Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, S.Pd.I., Kabag Pendiag Dr. KH. M. Kholil Abdul Jalil, M.Pd., Ka TU Bidang Dikdasmen Ust. Ach. Baihaki, M.H.I., Kepala Bagian Akreditasi dan Penjaminan Mutu Ust. Muazni, M.Pd.E., Kepala MDW-SS 2 Putri Ustazah Dr. Rif'ah, M.Pd.I., jajaran guru, serta seluruh siswi.

Prosesi diawali dengan pelepasan pengurus lama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan selama masa kepengurusan. Selanjutnya, pengurus OSIM yang baru resmi dikukuhkan melalui pembacaan baiat yang dipimpin langsung oleh Kepala MDW-SS 2 Putri.

Dalam arahannya, Ustazah Dr. Rif'ah menegaskan bahwa organisasi merupakan bagian dari proses pendidikan yang berperan penting dalam membentuk karakter kepemimpinan santri. Melalui OSIM, para siswi diajak belajar mengambil tanggung jawab, bekerja sama, serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Organisasi bukan sekadar tempat menjalankan program, tetapi juga ruang belajar untuk membentuk kedewasaan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan para santri,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar motivasi yang menghadirkan Ust. Dr. Maskuri, M.Pd.I. sebagai narasumber. Dalam materinya, ia mengajak para siswi untuk terus mengembangkan kemampuan diri agar mampu menjadi generasi yang siap menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan.

Menurutnya, santri harus memiliki mental yang kuat, wawasan yang luas, dan semangat belajar yang tinggi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Santri adalah generasi penerus yang harus dipersiapkan dengan baik. Kualitas diri harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi aset yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, S.Pd.I. memberikan pesan inspiratif kepada para siswi agar selalu bangga dengan identitasnya sebagai santri. Ia menilai pendidikan pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan ketangguhan generasi muda.

Menurutnya, berbagai pengalaman yang diperoleh di lingkungan pesantren merupakan bekal berharga yang akan membantu santri menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Jadilah santri yang percaya diri. Apa yang dipelajari di pesantren bukan hanya ilmu, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi kekuatan saat kalian terjun ke masyarakat,” pesannya.

Ia juga mendorong para siswi untuk memanfaatkan organisasi sebagai tempat belajar berkomunikasi, berkolaborasi, serta mengembangkan kemampuan memimpin sejak dini.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat, menunjukkan semangat untuk terus belajar dan berproses menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui pelantikan ini, MDW-SS 2 Putri berharap lahir pengurus OSIM yang mampu menjadi teladan, membawa inovasi, serta menggerakkan berbagai kegiatan positif di lingkungan madrasah. Kepengurusan baru diharapkan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Ahmedabad