ZoyaPatel

Disiplin Tiga Bulan Berbuah Manis, Pocil MI At-Taqwa Bondowoso Memukau di Hari Bhayangkara

Mumbai
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Ratusan pasang mata tertuju ke barisan Polisi Cilik (Pocil) MI At-Taqwa Bondowoso saat mereka memasuki arena upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Alun-Alun Raden Bagus Asra Kironggo, Selasa (1/7/2026). Dengan gerakan yang serempak, ritmis, dan penuh percaya diri, 33 siswa itu berhasil menyuguhkan penampilan yang mengundang tepuk tangan panjang dari para tamu undangan dan masyarakat.

Atraksi tersebut bukan lahir dalam waktu singkat. Di balik kekompakan yang ditampilkan, para siswa telah menjalani latihan intensif selama kurang lebih tiga bulan di sela-sela aktivitas belajar mereka di madrasah.

Selama proses latihan, para peserta tidak hanya dibekali teknik baris-berbaris, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta keberanian tampil di hadapan publik.

Kepala MI At-Taqwa Bondowoso, Ust. H. Zakariyah, S.Pd.I, mengatakan penampilan anak didiknya menjadi kebanggaan tersendiri karena mampu menunjukkan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten.

"Alhamdulillah tampil memukau di hadapan publik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 dan juga adik-adik Polisi Cilik ini mendapatkan the best performance waktu lomba di Surabaya," ujarnya.

Menurut Zakariyah, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kesungguhan para siswa yang tetap berlatih setiap hari meski harus membagi waktu dengan kegiatan belajar di sekolah.

"Persiapan lomba ini tiga bulan setiap hari adik-adik berlatih, dipimpin oleh pembimbing yang luar biasa. Di sela-sela kesibukan kegiatan-kegiatan yang ada di MI At-Taqwa, anak-anak ini terus berlatih setiap harinya dan tampil memukau di hadapan hadirin yang hadir di upacara Hari Bhayangkara," katanya.

Ia menilai, program Polisi Cilik merupakan salah satu sarana efektif dalam membangun karakter anak sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami arti disiplin, menghormati aturan, bekerja sama dalam tim, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Zakariyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan, mulai dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Polres Bondowoso, Yayasan At-Taqwa Bondowoso, para pembina, hingga wali murid yang terus memberikan motivasi kepada anak-anak.

"Saya sekali lagi terima kasih sampaikan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso Bapak Dr. H. Ali Mansur, S.Ag., M.H.I., yang terus memberikan support kepada kami, juga pada Kapolres Bondowoso, Yayasan At-Taqwa Bondowoso tentunya yang merestui kegiatan ini, juga para pembimbing, tim Pocil dan tentunya peran wali murid yang selalu mendukung kegiatan di MI At-Taqwa ini khususnya Pocil ini. Terima kasih," ucapnya.

Menariknya, saat penampilan berlangsung, pembawa acara juga menyebut MI At-Taqwa Bondowoso sebagai madrasah ibtidaiyah dengan jumlah peserta didik terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data terbaru yang disampaikan kepala madrasah, jumlah siswa di lembaga tersebut telah mencapai 2.135 orang.

Bagi MI At-Taqwa Bondowoso, keberhasilan tampil pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar tentang atraksi baris-berbaris. Penampilan tersebut menjadi cerminan bahwa pembinaan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan mampu membentuk generasi muda yang disiplin, percaya diri, berprestasi, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat. (Rif)
Ahmedabad