ZoyaPatel

Hari Pertama Distribusi Pasca Libur, SPPG Kademangan 1 Salurkan Ribuan Porsi MBG ke Lima Sekolah dan Empat Posyandu

Mumbai
Foto: Menu perdana MBG SPPG Kademangan 1 pasca libur sekolah

Bondowoso/JaringanKita. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kademangan 1 Bondowoso kembali melaksanakan pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama masuk sekolah usai libur panjang. Sebanyak 1.829 paket makanan bergizi disalurkan kepada para penerima manfaat yang tersebar di lima sekolah dan empat posyandu.

Distribusi perdana pasca libur tersebut menjadi penanda kembali berjalannya pelayanan pemenuhan gizi bagi peserta didik maupun kelompok Balita, Ibu Hamil (Bumil), dan Ibu Menyusui (Busui). Seluruh proses distribusi dilakukan sejak pagi agar makanan diterima dalam kondisi segar dan layak konsumsi.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kademangan 1, Firmansyah, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan sebelum operasional kembali berjalan, mulai dari pengecekan peralatan, kebersihan dapur, hingga kesiapan bahan baku dan personel.

"Alhamdulillah hari pertama setelah libur sekolah dapat kami laksanakan dengan lancar. Seluruh tim sudah melakukan persiapan sejak beberapa hari sebelumnya agar pelayanan kepada penerima manfaat tetap berjalan optimal sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional," ujar Firmansyah, Jum'at (13/7/2026). 

Dari total 1.829 paket makanan, sebanyak 1.679 porsi disalurkan kepada peserta didik di lima sekolah. Rinciannya meliputi 155 siswa PAUD dan TK, 314 siswa SD, serta 1.210 siswa SMK.

Sementara itu, sebanyak 150 paket lainnya didistribusikan kepada kelompok B3 yang terdiri atas 16 ibu hamil, 65 ibu menyusui, dan 69 balita melalui empat posyandu yang menjadi wilayah layanan SPPG Kademangan 1.

Pada pendistribusian perdana ini, tim ahli gizi menyusun menu yang sederhana namun tetap memenuhi kebutuhan zat gizi seimbang. Paket makanan terdiri atas nasi, telur goreng, tahu goreng, pecel sayur berisi kacang panjang dan toge, serta buah jeruk madu siam sebagai sumber vitamin.

Berdasarkan hasil analisis ahli gizi, menu untuk porsi kecil mengandung energi 430,4 kilokalori, protein 22 gram, lemak 19,6 gram, karbohidrat 44,8 gram, dan serat 5,4 gram. Kandungan tersebut disusun untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian peserta didik sesuai kelompok usianya.

Adapun untuk porsi besar, kandungan gizinya mencapai energi 680,3 kilokalori, protein 27,8 gram, lemak 20,8 gram, karbohidrat 98,8 gram, serta serat 5,5 gram. Menu tersebut diperuntukkan bagi kelompok penerima manfaat yang membutuhkan asupan energi lebih tinggi.

Firmansyah menambahkan bahwa pemenuhan gizi tidak hanya berfokus pada rasa kenyang, tetapi juga memperhatikan keseimbangan zat gizi agar mampu mendukung aktivitas belajar, pertumbuhan, serta menjaga kesehatan para penerima manfaat.

"Kami berharap makanan yang disajikan tidak hanya disukai anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pemenuhan kebutuhan gizi mereka. Ke depan kami akan terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan, keamanan pangan, dan ketepatan distribusi agar Program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.(Eko) 
Ahmedabad