SPPG Bondowoso Badean 2 Tuntaskan General Cleaning, Siap Layani 2.873 Penerima MBG Mulai Senin
Mumbai
Ahmedabad
Foto: Relawan SPPG Bondowoso Badean 2 general cleaning jelang kembali beroperasinya MBG, Sabtu (11/7/2026). (Dok. SPPG Bondowoso Badean 2)
BONDOWOSO, (JaringanKita.Id) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bondowoso Badean 2 mulai melakukan general cleaning sebagai persiapan kembali beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 13 Juli 2026. Seluruh ruangan, peralatan, hingga ompreng disterilkan kembali untuk memastikan dapur memenuhi standar kebersihan sebelum melayani ribuan penerima manfaat.
Kepala SPPG Bondowoso Badean 2, Yulia Linda Lestari, mengatakan kegiatan general cleaning dilakukan secara menyeluruh. Tidak ada bagian yang diprioritaskan karena seluruh titik di lingkungan SPPG memiliki tingkat kepentingan yang sama untuk dibersihkan.
"Semua titik di SPPG penting untuk dibersihkan, baik bagian dalam maupun luar dapur. Termasuk ompreng yang dicuci dan disterilkan kembali sebelum digunakan," katanya, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Yulia, tahapan tersebut menjadi syarat penting sebelum operasional dimulai kembali setelah libur sekitar tiga pekan. Seluruh ruangan dan peralatan memasak harus kembali dalam kondisi steril agar keamanan pangan tetap terjaga.
Foto: Relawan SPPG Bondowoso Badean 2 general cleaning jelang kembali beroperasinya MBG, Sabtu (11/7/2026). (Dok. SPPG Bondowoso Badean 2)
Selain melakukan pembersihan menyeluruh, SPPG juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG sebelum masa libur sebagai bahan perbaikan layanan pada semester baru.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah arahan baru dari Badan Gizi Nasional (BGN), di antaranya efisiensi anggaran insentif relawan dan mitra, serta penyesuaian jadwal distribusi MBG yang kini hanya berlangsung lima hari, yakni Senin hingga Jumat.
Yulia memastikan seluruh personel telah kembali aktif. Sebanyak 50 orang yang terdiri atas relawan dan staf dapur sudah mulai bertugas untuk mempersiapkan operasional.
Mulai 13 Juli mendatang, SPPG Badean 2 akan melayani sebanyak 2.873 penerima manfaat. Jumlah tersebut bertambah setelah adanya perluasan sasaran di wilayah Kelurahan Nangkaan.
Untuk menjaga mutu makanan, pihaknya memastikan seluruh bahan baku yang diterima memiliki kualitas dan kuantitas sesuai standar. Proses pengolahan juga dilakukan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) agar makanan yang diterima siswa tetap aman dan bergizi.
"Relawan juga kami pastikan bekerja sesuai SOP mulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak hingga makanan didistribusikan," ujarnya.
Pada pekan pertama masuk sekolah, menu yang disajikan masih menggunakan menu yang sebelumnya pernah diberikan kepada siswa. Langkah itu dilakukan agar relawan dapat menyesuaikan kembali ritme kerja setelah libur.
Sementara itu, tantangan terbesar menjelang operasional kembali adalah memastikan seluruh peralatan dapur masih berfungsi dengan baik serta seluruh relawan kembali bekerja sesuai SOP.
Yulia berharap kualitas makanan yang disajikan SPPG Badean 2 terus meningkat sehingga para penerima manfaat merasa senang dan semakin bersemangat mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar menjaga kebersihan sebelum makan, menghabiskan makanan yang telah diberikan, serta tidak ragu menyampaikan masukan terkait menu kepada pihak SPPG.
"Kami berharap anak-anak makan sampai habis agar tubuh sehat dan lebih fokus belajar di kelas. Jika ada usulan menu, silakan disampaikan kepada SPPG," pungkasnya. (dw)
Tags:
MBG