SPPG Taman Krocok Bondowoso Bidik Tambah 300 Penerima Manfaat MBG dari Kelompok 3B
Mumbai
Foto: Penerima manfaat MBG dari kalangan 3B yang didistribusikan oleh SPPG Taman Krocok, Bondowoso. (Dok. SPPG Taman Krocok)
Ahmedabad
Taman Krocok, (JaringanKita.Id) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taman Krocok, Bondowoso, menargetkan penambahan sekitar 300 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kepala SPPG Taman Krocok, Burhanuddin, mengatakan saat ini pihaknya melayani 2.259 penerima manfaat. Rinciannya, sebanyak 1.951 siswa dan 308 penerima manfaat dari kelompok 3B.
"Total penerima manfaat kami saat ini 2.259 orang. Sementara batas maksimal yang bisa kami layani mencapai 2.500 penerima manfaat," katanya.
Menurut Burhanuddin, jumlah penerima manfaat dari kalangan siswa sudah mencakup seluruh sasaran yang ada di wilayah layanan. Karena itu, penambahan penerima manfaat ke depan akan difokuskan pada kelompok 3B.
"Ke depan akan kami optimalkan minimal penambahan sekitar 300 penerima manfaat lagi dari kelompok 3B. Sebab dari kalangan siswa sudah tercover semua," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya masih melakukan proses verifikasi dan validasi data agar tidak terjadi penerima manfaat ganda.
"Kami tetap melakukan verifikasi karena menghindari penerima ganda. Misalnya seorang anak sudah menerima dari PAUD, jangan sampai kembali terdaftar sebagai penerima 3B. Saat ini masih dalam proses verifikasi dan validasi," jelasnya.
Sebelumnya, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Taman Krocok, Syukron, menjelaskan jumlah penerima manfaat memang mengalami penyesuaian pada awal tahun ajaran baru.
Ia menyebut jumlah penerima manfaat dari kalangan siswa turun dari sebelumnya 2.050 orang menjadi 1.951 orang atau berkurang 99 penerima manfaat.
"SPPG Taman Krocok sebelumnya melayani 2.050 penerima manfaat, lalu masuk tahun ajaran baru menjadi 1.951. Jadi berkurang 99 penerima manfaat," katanya.
Penurunan juga terjadi pada kelompok 3B yang kini berjumlah 308 orang. Kondisi tersebut dipengaruhi perubahan sasaran penerima manfaat.
"Ada penurunan karena balita ada yang sudah masuk sekolah. Ibu menyusui juga sudah selesai masa pendampingannya," ujarnya.
Meski terjadi penyesuaian jumlah penerima manfaat, Syukron memastikan kondisi tersebut masih sesuai dengan petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN), yang menetapkan minimal 300 penerima manfaat dari kelompok 3B di setiap SPPG.
"Sesuai juknis dari BGN minimal ada 300 penerima manfaat 3B. Dan kita memenuhi syarat," tegasnya.
Ia menambahkan, berkurangnya jumlah penerima manfaat tidak memengaruhi kualitas pelayanan Program MBG. Seluruh tahapan, mulai produksi, pengemasan hingga distribusi makanan, tetap dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku.
"Walaupun ada penurunan penerima manfaat, SPPG Taman Krocok tetap memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya. (dw)
Tags:
makan bergizi gratis