ZoyaPatel

CFD Bondowoso Tak Hanya Jadi Tempat Olahraga, Mahasiswa Keperawatan Hadir Beri Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Mumbai
Bondowoso, (JaringanKita.Id) — Minggu pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Bondowoso tidak hanya dipenuhi warga yang berolahraga. Di antara aktivitas tersebut, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi D3 Keperawatan Universitas Bondowoso menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/8/2026) itu menjadi agenda rutin mahasiswa untuk mendekatkan pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui ruang publik.

Warga dapat memanfaatkan pemeriksaan tanda-tanda vital secara gratis, mulai dari tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi hingga frekuensi pernapasan. Pemeriksaan kadar gula darah, asam urat dan kolesterol juga tersedia dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran layanan ini memberi alternatif bagi warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatan dasar tanpa harus menunggu munculnya keluhan.

Namun, mahasiswa tidak hanya memberikan hasil pemeriksaan. Warga juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menjaga pola makan, beraktivitas fisik dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Ketua HIMA Prodi D3 Keperawatan Universitas Bondowoso, Ahmad Zakariya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa sekaligus sarana menerapkan kemampuan yang diperoleh selama perkuliahan.

“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa keperawatan terhadap masyarakat sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi keperawatan dan kemampuan berkomunikasi secara langsung di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari pembelajaran bahwa keperawatan memiliki ruang pengabdian yang luas. Peran tenaga keperawatan tidak hanya dibutuhkan ketika seseorang telah jatuh sakit, tetapi juga dalam edukasi dan pencegahan.

Respons masyarakat pun cukup positif. Warga yang sedang berolahraga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi tubuh sekaligus berkonsultasi secara sederhana dengan mahasiswa.

Sri Wahyuni (52) mengaku pemeriksaan gratis tersebut membantunya memantau kesehatan secara rutin.

“Alhamdulillah, saya jadi rutin cek tensi dan gula darah di sini setiap minggu. Selain gratis, mahasiswanya juga ramah dan sabar menjelaskan,” tuturnya.

Sementara Hariyanto (60) mengatakan pemeriksaan tersebut membuatnya mengetahui kadar asam urat yang perlu diperhatikan.

“Awalnya cuma jalan pagi, terus lihat ada pemeriksaan gratis. Ternyata asam urat saya tinggi, jadi langsung dapat edukasi dari adik-adik mahasiswa soal makanan yang perlu dihindari,” katanya.

Mengubah CFD Menjadi Ruang Edukasi

Bagi mahasiswa, CFD menjadi ruang yang strategis untuk menjalankan pengabdian. Masyarakat datang dengan tujuan berolahraga, sementara mahasiswa memanfaatkan momentum tersebut untuk menyisipkan pesan tentang kesehatan.

Ketua Program Studi D3 Keperawatan Universitas Bondowoso, Ns. Damon Wicaksi, SST., M.Kes., mengatakan pengalaman langsung bersama masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa.

“Kami berkomitmen mencetak tenaga keperawatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktik dan jiwa pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Pelayanan kesehatan di CFD juga menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar menghadapi kondisi masyarakat secara langsung, sementara warga memperoleh akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara cuma-cuma.

Sekaligus Perkenalkan Pendidikan Keperawatan

Agenda tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Program Studi D3 Keperawatan Universitas Bondowoso kepada masyarakat.

Saat ini, Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang 3 Tahun Akademik 2026/2027 masih dibuka hingga 31 Agustus 2026 bagi lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat.

Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui:

085231682229 / 081230497170

HIMA D3 Keperawatan Universitas Bondowoso memastikan kegiatan pelayanan kesehatan di CFD akan terus dilakukan secara rutin.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan besar. Pemeriksaan sederhana, edukasi singkat dan komunikasi langsung pun dapat menjadi bentuk pengabdian yang memberi manfaat.

Dari CFD Alun-Alun Bondowoso, mahasiswa membawa satu pesan sederhana: jangan menunggu sakit untuk mulai peduli pada kesehatan.
Ahmedabad