SPPG Bondowoso Badean 2 Pastikan Limbah Terkelola, Grease Trap Dibersihkan Setiap Hari
Mumbai
Foto: Relawan SPPG Bondowoso Badean 2 memeriksa IPAL. (Istimewa)
Ahmedabad
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Pengelolaan limbah menjadi perhatian serius di SPPG Bondowoso Badean 2. Kepala SPPG Bondowoso Badean 2, Yulia Linda Lestari, memastikan seluruh limbah cair dari ruang produksi telah melalui proses penyaringan sebelum masuk ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Menurut Yulia, sebelum air limbah dialirkan ke IPAL, terlebih dahulu disaring melalui grease trap untuk memisahkan kandungan minyak dan lemak.
“Jadi sebelum masuk IPAL, limbah air sudah disaring di grease trap. Air yang masuk ke IPAL benar-benar limbah air saja, tidak ada minyaknya,” ujar Yulia, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, pembersihan grease trap dilakukan setiap hari sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi penumpukan lemak yang dapat mencemari lingkungan. Sementara itu, instalasi IPAL dibersihkan secara rutin minimal satu kali dalam sebulan.
“Grease trap kami bersihkan setiap hari. Untuk IPAL, sebulan sekali pasti dibersihkan secara menyeluruh. Ini sudah menjadi prosedur tetap,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga menerapkan pengawasan ketat di ruang produksi. Yulia menegaskan, tidak boleh ada limbah plastik maupun sampah non-organik yang masuk ke saluran air.
“Di ruang produksi kami benar-benar menjaga agar tidak ada limbah plastik dan bahan lain masuk ke saluran air. Semua sudah dipilah sesuai jenisnya,” katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan limbah yang baik bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat sekitar.
“Kami ingin operasional berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Kebersihan dan ketertiban adalah komitmen kami,” pungkasnya.
Dengan sistem pengelolaan yang terjadwal dan disiplin tersebut, SPPG Bondowoso Badean 2 berupaya memastikan aktivitas produksi tetap ramah lingkungan serta sesuai standar yang berlaku. (*)