Tempe "Kaki Naga" SPPG Bondowoso Badean 2, Bukti Makanan Bergizi Tak Harus Membosankan
Mumbai
Foto: Lauk "Kaki Naga", menu olahan tempe khas SPPG Bondowoso Badean 2 ini digemari anak-anak. (SPPG Bondowoso Badean 2)
Ahmedabad
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Siapa sangka, olahan tempe biasa bisa disulap menjadi menu bergizi sekaligus menghibur bagi anak-anak. Inovasi tersebut hadir dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bondowoso Badean 2 melalui menu unggulan mereka: Tempe Kaki Naga.
Kepala SPPG Bondowoso Badean 2, Yulia Linda Lestari, menjelaskan bahwa menu ini sengaja diciptakan untuk mengatasi kebosanan anak terhadap makanan protein nabati yang disajikan secara konvensional.
"Disebut tempe kaki naga karena bentuknya yang menyerupai paha ayam atau cakar naga dengan stik di bagian bawah," ujar Yulia dalam wawancara, Jumat (24/4/2026).
Ia menambahkan, penamaan "kaki naga" terinspirasi dari visual cakar naga dalam mitologi—bentuknya unik, sedikit besar di ujung dan meruncing dengan stik sebagai "tulang" kaki. Tujuannya bukan sekadar menarik perhatian, tetapi juga menambah variasi olahan protein nabati agar lebih disukai anak-anak.
Yang membanggakan, respon penerima manfaat—yaitu anak-anak di lingkungan SPPG—sangat positif.
"Anak-anak tertarik dengan olahan ini karena bentuknya lebih disukai oleh anak-anak, tidak dalam bentuk utuh tempe," ungkap Yulia. Alih-alih menolak, mereka justru antusias saat Tempe Kaki Naga hadir di menu harian.
Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa makanan bergizi tidak harus membosankan. Dengan sedikit kreativitas, bahan pangan lokal seperti tempe mampu disulap menjadi hidangan yang menggugah selera, sekaligus mendukung program gizi seimbang bagi generasi muda di Bondowoso. SPPG Bondowoso Badean 2 pun berencana terus mengembangkan menu-menu unik lainnya ke depannya. (*)