Racikan Chef Afifah di Dapur MBG Tlogosari, Sajikan Menu Bergizi Favorit Anak Sekolah
BONDOWOSO, (JaringanKita. Id) – Aroma masakan yang mengepul dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bondowoso Tlogosari di Desa Gentong, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, menjadi pertanda dimulainya aktivitas sejak tengah malam.
Dari dapur inilah ribuan porsi makanan bergizi disiapkan setiap hari untuk para pelajar dan penerima manfaat di wilayah Tlogosari dan sekitarnya.
Di balik kesibukan dapur tersebut, terdapat sosok Afifah, salah satu tim dapur yang menjadi bagian penting dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bagi Afifah, memasak bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk kontribusi nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa.
Afifah diketahui merupakan lulusan SMK bidang tata boga dan telah mengikuti pelatihan chef profesional. Ia juga mengantongi sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang menjadi bekal saat bergabung dalam program MBG.
“Kalau anak-anak itu paling suka menu chicken katsu sama ayam crispy. Biasanya cepat habis,” ujar Afifah, Senin (25/5/2026).
Menu yang disiapkan dapur MBG Tlogosari dibuat semenarik mungkin agar anak-anak lebih antusias makan. Seperti menu hari ini yang terdiri dari nasi putih, chicken katsu, coleslaw, edamame, dan jeruk madu. Bahkan nasi dibentuk menyerupai wajah karakter lucu sehingga menambah selera makan para siswa.
Menurut Afifah, tantangan terbesar bukan hanya memasak dalam jumlah besar, melainkan menjaga cita rasa agar tetap disukai anak-anak tanpa mengurangi kandungan gizinya.
“Sebagai chef, kita harus bagaimana caranya makanan itu enak, disukai anak-anak, tapi gizinya juga tetap terpenuhi,” katanya.
SPPG Bondowoso Tlogosari yang berada di bawah naungan Yayasan Bustanul Ulum saat ini melayani sebanyak 2.248 pack makanan setiap hari. Distribusi tersebut menyasar 32 sekolah dengan total 2.004 siswa dan guru, serta 4 posyandu dengan 244 penerima manfaat kelompok B3 yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Untuk jenjang PAUD dan TK, layanan menjangkau 537 siswa dan guru dari berbagai lembaga pendidikan di wilayah Tlogosari. Sementara tingkat SD menjadi penerima terbanyak dengan total 1.058 pack yang disalurkan ke sejumlah sekolah dasar negeri dan madrasah ibtidaiyah.
Selain itu, program MBG juga menjangkau tingkat SMP dan MTs sebanyak 290 pack, serta SMA dan MA sebanyak 119 pack. Sedangkan untuk kelompok B3 di posyandu, distribusi terdiri dari 36 pack bagi ibu hamil, 68 pack ibu menyusui, dan 140 pack untuk balita.
Rutinitas di dapur MBG Tlogosari sendiri dimulai sejak dini hari agar seluruh makanan selesai tepat waktu sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah dan posyandu.
Meski harus bekerja dari tengah malam hingga siang hari, Afifah mengaku rasa lelah seolah terbayar ketika melihat makanan yang dimasaknya disukai dan dimakan habis oleh anak-anak.
“Merasa bahagia meskipun capek. Senang karena apa yang kita masak bisa bermanfaat dan disukai anak-anak,” ungkapnya.
Program MBG yang terus berjalan di Bondowoso kini bukan hanya menjadi upaya pemenuhan gizi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi tumbuh kembang anak-anak agar lebih sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan.(*)