Babinsa Kawal Distribusi 2.315 Paket MBG di Sukosari, Pastikan Tepat Sasaran
BONDOWOSO, (JaringabKita.id)– Sebanyak 2.315 paket makanan bergizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan kepada siswa dan kelompok rentan di Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh SPPG Sukosari Lor di bawah naungan Yayasan Bustanul Ulum tersebut mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Desa Sukosari Lor, Serka Usman, guna memastikan penyaluran berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Distribusi MBG menyasar 26 sekolah serta 12 posyandu di Kecamatan Sukosari. Dari total penerima manfaat, terdiri atas 524 siswa PAUD/TK, 999 siswa SD, 111 siswa SMP, 371 siswa SMA/sederajat, dan 310 penerima kategori ibu hamil, ibu menyusui, serta balita non-PAUD.
Babinsa Desa Sukosari Lor, Serka Usman, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan makanan bergizi diterima penerima manfaat sesuai jadwal dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
"Kami memastikan distribusi berjalan lancar sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak," ujarnya saat melakukan monitoring distribusi, termasuk di TK Al Kautsar yang memiliki 165 penerima manfaat.
Program tersebut dikelola oleh Yayasan Bustanul Ulum melalui SPPG Sukosari Lor yang dipimpin Muhammad Ferdo Syaifullah, S.E. Pelaksanaan distribusi melibatkan berbagai pihak guna menjamin kelancaran penyaluran hingga ke lokasi penerima manfaat.
Asisten Lapangan SPPG Sukosari Lor, Fauziyah Agustin, menuturkan sinergi antara penyelenggara program, pemerintah, dan aparat kewilayahan menjadi faktor penting dalam keberhasilan distribusi MBG.
"Antusiasme anak-anak menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Dukungan Babinsa juga sangat membantu agar distribusi berlangsung aman dan tertib," katanya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan kelompok rentan. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat mendukung tumbuh kembang generasi muda sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.(*)