ZoyaPatel

Kepala SPPG Rutin Tinjau Distribusi MBG ke Sekolah dan Posyandu, Tampung Kritik Menu Dapur Kalianyar

Mumbai
Foto: Muhammad Subhan saat melakukan kunjungan rutin pada penerima manfaat



BONDOWOSO/JARINGANKITA. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalianyar Tamanan kembali melaksanakan kunjungan rutin bulanan ke sekolah dan posyandu di wilayah kerjanya.

Kegiatan yang digelar setiap bulan ini bertujuan untuk mengontrol langsung jalannya distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mendengar masukan dari penerima manfaat dan kader di lapangan.

Kunjungan kali ini menyasar TK PAUD Pelita Sumberkemuning, TK PAUD Nurul Idris Kalianyar dan Posyandu Anggrek 4 Kalianyar. Rombongan KA SPPG tiba di sekolah pukul 09.00 WIB, tepat saat jam istirahat dan pembagian MBG berlangsung.

Dalam peninjauan, Subhan mengecek mulai dari kedatangan makanan dari Dapur SPPG Kalianyar, proses penurunan, penyajian, hingga kebersihan tempat makan siswa. Tim juga memastikan porsi yang diterima sesuai standar: ada karbohidrat, lauk hewani, sayur, buah, dan susu.

"Kita tidak bisa hanya menunggu laporan di kantor. Harus turun langsung. Dari sini kita bisa lihat apakah makanan sampai tepat waktu, masih hangat, dan disajikan dengan cara yang higienis," kata Subhan pada Jaringan Kita, Rabu (22/7/2026).

Di Posyandu, kunjungan difokuskan pada penerima manfaat balita dan ibu hamil. Kader posyandu mendampingi tim SPPG saat membagikan MBG dan menjelaskan cara penyajian di rumah bagi yang membawa pulang.

Agenda utama kunjungan bulan ini adalah forum diskusi terbuka bersama kepala sekolah, guru, kader posyandu, dan perwakilan orang tua siswa. Forum ini sengaja dibuat agar kritik dan saran bisa disampaikan langsung tanpa bertele-tele.

Beberapa poin yang dibahas terkait menu dari Dapur SPPG Kalianyar Tamanan antara lain, Variasi Menu, Rasa dan Tekstur, dan Porsi.

Selain menu, tambah Subhan, pelayanan dari Dapur Kalianyar Tamanan juga menjadi sorotan. 

"Kami tampung semua. Tidak ada yang kami anggap sepele. Karena yang merasakan langsung adalah anak-anak dan ibu-ibu di posyandu," tegas Subhan.

Subhan juga menegaskan kunjungan rutin ini akan terus dilakukan setiap bulan.

"Kritik itu vitamin bagi kami. Program MBG ini milik bersama. Kalau ada yang kurang, sampaikan. Tugas kami memastikan setiap porsi yang sampai ke anak benar-benar bergizi, aman, dan disukai," pungkasnya.
Ahmedabad