Menu MBG Gandeng Tempe Lokal, Kepala SPPG: Gizi Terpenuhi, UMKM Ikut Naik
Mumbai
Ahmedabad
Foto : Relawan SPPG Kalianyar Tamanan saat menyiapkan menu tempe
BONDOWOSO/JARINGANKITA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Salah satu menu andalan yang rutin disajikan adalah tempe yang dipasok langsung dari pengrajin tempe di wilayah sekitar.
Penggunaan tempe lokal dalam menu MBG dinilai tepat karena selain kaya protein dan murah, juga mampu menyerap hasil produksi UMKM pangan. Dengan begitu, program MBG memberi dampak ganda: anak sehat, pengrajin terbantu.
Kepala SPPG Kalianyar Tamanan Muhammad Subhan, mengatakan pihaknya sengaja memasukkan tempe ke dalam daftar menu karena mudah diolah, disukai anak, dan bergizi tinggi.
“Tempe ini bukan hanya sehat, tapi juga mengangkat ekonomi pengrajin tempe lokal. Setiap hari kami butuh ratusan papan tempe untuk kebutuhan MBG. Jadi perputaran uangnya langsung ke masyarakat sekitar,” ujar Subhan, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, kerja sama dengan pengrajin lokal juga memudahkan distribusi dan memastikan bahan baku selalu segar. Selain itu, menu berbasis tempe bisa divariasikan mulai dari tempe goreng, bacem, hingga orek, sehingga anak tidak bosan.
Hal senada disampaikan Agus Afra salah satu penjual tempe di Tamanan yang kini menjadi pemasok MBG. Ia mengaku omzetnya meningkat sejak ikut menyuplai kebutuhan SPPG.
“Dulu jualnya hanya di pasar, sekarang ada pesanan rutin dari SPPG untuk MBG. Alhamdulillah penghasilan nambah dan bisa mempekerjakan tetangga untuk bantu produksi,” kata Agus sambil tersenyum.
Menurutnya, kualitas tempe lokal Bondowoso tidak kalah dengan produk luar. Dengan adanya kepastian pasar dari program MBG, para pengrajin jadi lebih semangat meningkatkan produksi.
Dinsos P3AKB bersama SPPG menargetkan keterlibatan UMKM lokal dalam MBG terus diperluas. Selain tempe, sayur dan lauk lain juga diupayakan berasal dari petani dan peternak sekitar.
Dengan skema ini, MBG diharapkan tidak hanya mencetak generasi yang sehat dan cerdas, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. (budhi)
Tags:
Menu Lokal