78 Mahasiswa Baru UNIBO Ikuti SPEAKLAB, Dari Berani Bicara hingga Berani Mengambil Peran
Mumbai
Ahmedabad
Bondowoso, (JaringanKita.Id) — Keberanian menyampaikan gagasan menjadi salah satu kemampuan yang didorong untuk tumbuh di kalangan mahasiswa baru Universitas Bondowoso. Hal itu menjadi fokus dalam kegiatan SPEAKLAB UNIBO 2026 yang berlangsung di Ruang Pekerti, Selasa (22/9/2026).
Sebanyak 78 mahasiswa baru mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Temukan Suaramu, Sampaikan Gagasanmu” tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan ORMawa Universitas Bondowoso berkolaborasi dengan PMII Rayon Persiapan Abhinaya.
SPEAKLAB hadir dengan pendekatan yang menempatkan mahasiswa sebagai pihak yang perlu berani menemukan dan menyampaikan perspektifnya. Kemampuan berbicara dipandang sebagai bagian dari proses mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di lingkungan akademik.
Kegiatan tersebut menghadirkan Nur Imamah, content creator sekaligus public speaker, sebagai pemateri. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif selama proses berlangsung.
Dalam materinya, Nur Imamah menekankan bahwa gagasan tidak seharusnya berhenti sebagai pemikiran pribadi. Setiap orang memiliki sudut pandang yang dapat memberikan manfaat ketika disampaikan dengan cara yang tepat.
Pesan tersebut sekaligus mendorong mahasiswa baru agar tidak menjadikan rasa takut sebagai penghalang untuk berbicara. Proses menyampaikan pendapat, bertanya maupun berdiskusi menjadi bagian dari pembelajaran yang dapat membentuk kepercayaan diri.
Rektor Universitas Bondowoso, Dr. Samsul Arifin, S.Pd.I., M.H.I., turut memberikan dorongan kepada mahasiswa baru untuk mengembangkan kemampuan di luar aspek akademik.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk menyampaikan gagasan. Jangan takut untuk berbicara dan jangan takut jika gagasan yang disampaikan belum sempurna,” ujarnya.
Menurut Samsul Arifin, kampus menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk belajar melalui berbagai proses. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan tidak melewatkan kesempatan untuk berdiskusi, mengembangkan potensi dan membangun kepercayaan diri.
“Kampus merupakan ruang untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan potensi, sekaligus membangun kepercayaan diri. Karena itu, saya berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan seperti ini untuk terus belajar dan berani mengambil peran,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua PMII Rayon Persiapan Abhinaya, Mohammad Romli, menyebut keberanian untuk memulai menjadi hal yang penting bagi mahasiswa baru.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk berani memulai. Tidak harus langsung menjadi pembicara yang hebat, tetapi keberanian untuk berbicara, menyampaikan gagasan, bertanya, dan berdiskusi, merupakan langkah penting,” katanya.
Romli menilai perbedaan pemikiran dan perspektif di kalangan mahasiswa dapat menjadi bagian dari dinamika akademik. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk menyampaikan pemikirannya sekaligus membuka ruang dialog dengan mahasiswa lainnya.
“Karena setiap mahasiswa memiliki pemikiran dan perspektif yang berbeda-beda. Dari hal tersebut kami berharap lahir mahasiswa yang aktif, kritis, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kampus maupun masyarakat,” lanjutnya.
Melalui SPEAKLAB UNIBO 2026, mahasiswa baru tidak hanya diarahkan untuk mampu berbicara di depan publik. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membangun keberanian untuk berpikir, menyampaikan gagasan, berdiskusi dan mengambil peran di lingkungan kampus maupun masyarakat. (Rif)