ZoyaPatel

Libatkan 15 UMKM Lokal, Dapur SPPG Kademangan 1 Bondowoso Bantu Dongkrak Ekonomi Warga

Mumbai

Foto: Salah satu UMKM di Bondowoso saat menyiapkan pesanan untuk MBG

BONDOWOSO. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi pelajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil. Hal ini terlihat dari dapur SPPG Kademangan 1 yang melibatkan sejumlah UMKM lokal dalam penyediaan bahan makanan dan menu.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kademangan 1, Firmansyah, mengatakan saat ini terdapat sekitar 15 UMKM di Bondowoso dan daerah sekitar yang telah bermitra dengan dapur MBG tersebut.

Menurutnya, UMKM yang terlibat berasal dari berbagai sektor usaha pangan, baik yang sudah lama berjalan maupun yang baru berkembang.

" Mulai dari UMKM roti, tempe, tahu, telur ayam, telur bebek, daging ayam, daging sapi hingga berbagai jenis olahan makanan lainnya. Hal ini kami lakukan agar para pelaku UMKM juga ikut merasakan kehadiran program MBG," ujar Firmansyah, Kamis (12/03/2026). 

Ia menambahkan, keterlibatan UMKM setempat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku yang segar dan berkualitas.

Selain itu, dengan menggandeng pelaku usaha lokal, dapur SPPG Kademangan 1 juga dapat mempercepat proses distribusi bahan makanan untuk kebutuhan menu harian para siswa.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat program ini adalah Jamilah, warga Desa Kademangan, Kecamatan Bondowoso.

Jamilah selama ini dikenal memproduksi kebab daging yang dipasarkan di kawasan alun-alun Bondowoso, kantin sekolah, hingga melayani pengiriman ke luar kota.

Ia mengaku kehadiran program MBG sangat membantu pelaku usaha kecil seperti dirinya dalam memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

" Kami merasa sangat terbantu dengan adanya MBG. Pesanan menjadi lebih rutin sehingga usaha kami bisa terus berjalan," ungkap Jamila dengan rasa haru. 

Manfaat serupa juga dirasakan oleh Ayu, pemilik UMKM Zel’s Kitchen yang memproduksi kue bolen di wilayah Kademangan.

Dwi Ayu Rahmawati mengatakan, sejak awal pembukaan dapur MBG di SPPG Kademangan 1 pada September lalu, usahanya rutin melakukan pengiriman produk setiap minggu.

Produk bolen dari Zel’s Kitchen menjadi salah satu menu tambahan yang disiapkan untuk ribuan siswa penerima manfaat program tersebut.

" Jumlah siswa yang dilayani sekitar 3.791 siswa. Alhamdulillah sejak adanya MBG, UMKM seperti kami merasa sangat terbantu karena ada pengiriman rutin setiap minggu," kata Ayu.

Dengan kolaborasi antara dapur MBG dan pelaku UMKM lokal, diharapkan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi siswa, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Bondowoso.(Eko) 
Ahmedabad