ZoyaPatel

Ayam Katsu hingga Geprek Jadi Favorit, Program Makan Bergizi Tamansari Disambut Antusias

Mumbai
MENYIAPKAN: Guru SDN Tamansari 2 saat membantu menyajikan menu MBG dari SPPG Tamansari 

BONDOWOSO, Jaringan Kita — Menu ayam katsu hingga ayam geprek menjadi favorit siswa dalam program penyediaan makanan bergizi di wilayah Tamansari. Variasi hidangan yang disajikan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga membuat siswa semakin antusias menikmati makanan setiap hari di sekolah.

Salah satunya dirasakan Cinta Salsabila, siswi kelas 4 SDN Tamansari 2. Ayam katsu menjadi menu kesukaannya karena rasanya yang familiar dan disukai anak-anak. Keluarganya menyebut, setiap kali menu tersebut dibagikan, Cinta hampir selalu menghabiskan makanannya tanpa sisa. “Ayam katsu paling disukai, pasti habis tiap hari,” ungkap keluarganya.

Respons serupa juga datang dari siswa jenjang menengah. Sofyan, siswa SMKN 3 Bondowoso, mengaku lebih menyukai ayam geprek yang memiliki cita rasa gurih dan pedas. Menu tersebut bahkan menjadi yang paling ditunggu karena dianggap paling cocok dengan selera remaja. “Paling suka ayam geprek, rasanya enak dan selalu habis,” ujarnya.

Selain dua menu tersebut, variasi hidangan lain turut dihadirkan untuk menghindari kejenuhan. Siswa pun tidak merasa bosan meski setiap hari menerima makanan dari program SPPG Tamansari. “Kalau menunya beda-beda, jadi tidak bosan makan di sekolah,” kata salah satu siswa.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Tamansari, Savana, mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan menu yang variatif dengan tetap memperhatikan standar gizi. Pihaknya juga membuka ruang bagi siswa dan sekolah untuk memberikan masukan agar menu yang disajikan semakin sesuai dengan selera. “Kami menerima masukan dari siswa, supaya menu tetap menarik dan tidak monoton,” jelasnya.

Menurutnya, setiap hidangan tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga kandungan nutrisi yang dibutuhkan siswa. Dengan asupan yang cukup, diharapkan kebutuhan energi selama kegiatan belajar dapat terpenuhi secara optimal. “Yang penting gizinya terpenuhi, tapi anak-anak juga tetap suka,” tambahnya.

Dampak program ini pun dirasakan langsung oleh siswa dan orang tua. Selain meningkatkan semangat dan konsentrasi belajar, program ini juga meringankan beban keluarga dalam menyiapkan bekal harian. “Setelah makan, anak jadi lebih semangat belajar,” ujar salah satu wali murid. Ke depan, SPPG Tamansari berkomitmen terus melakukan evaluasi agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.


Ahmedabad