Distribusi Tepat Waktu, SPPG Sukosari lor, Dapat Pujian Kepala Sekolah
Mumbai
Ahmedabad
kepala sekolah SDN Sukosari 2 saat dikonfirmasi. Senin 13/4/2026
BONDOWOSO – Program penyediaan makanan bergizi gratis yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, terus menuai respons positif. Tak hanya dari siswa, dukungan juga datang dari pihak sekolah hingga wali murid yang merasakan langsung manfaatnya.
Salah satu faktor utama keberhasilan program ini terletak pada variasi menu yang disajikan. Hidangan yang beragam dinilai mampu menjaga minat siswa untuk mengonsumsi makanan bergizi setiap hari, tanpa rasa bosan.
Kepala SDN Sukosari 2, Saenol Bahri, S.Pd SD, mengungkapkan bahwa program tersebut membawa dampak nyata terhadap kebiasaan makan siswa di sekolah.
“Alhamdulillah responnya sangat positif, baik dari wali murid, guru, maupun siswa. Penyalurannya juga tepat waktu, maksimal sebelum jam 9 pagi, sehingga anak-anak yang belum sempat sarapan di rumah bisa langsung makan di sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran program ini juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Jika sebelumnya siswa terbiasa membawa uang jajan sekitar Rp10 ribu, kini sebagian besar bisa menabung karena kebutuhan makan di sekolah telah terpenuhi.
“Ini sangat membantu. Anak-anak tidak lagi tergantung pada jajan, dan orang tua juga merasa terbantu,” tambahnya.
Dari sisi konsumsi, menu yang disajikan dinilai sesuai dengan selera anak-anak. Hidangan seperti ayam geprek dan ayam katsu menjadi favorit, membuat siswa antusias dan jarang menyisakan makanan.
“Anak-anak cenderung menghabiskan makanannya karena rasanya cocok di lidah mereka. Variasi menu juga membuat mereka tidak cepat bosan,” jelas Saenol.
Sementara itu, Kepala SPPG Sukosari Lor, Muhammad Ferdo Syaifullah, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan menu yang tidak hanya lezat, tetapi juga bervariasi dan bergizi seimbang.
“Kami selalu terbuka terhadap masukan dari sekolah maupun siswa. Dari situ kami kembangkan variasi menu agar tidak monoton dan tetap disukai anak-anak,” katanya.
Ia menambahkan, setiap hidangan yang disajikan tetap mengacu pada standar gizi yang telah ditetapkan. Dengan demikian, program ini tidak hanya menarik dari segi rasa, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi siswa.
Kombinasi antara variasi menu dan kandungan gizi yang seimbang diharapkan dapat mendukung kesehatan sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar. Pihak sekolah pun mulai melihat perubahan positif, di mana siswa tampak lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Ke depan, SPPG Sukosari Lor akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan menu, guna memastikan program ini semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi pelajar di Bondowoso. ( Don)