Ahmadi Menang Formatur PPP Bondowoso, Tekankan Peran Ulama dalam Penentuan Ketua
Mumbai
Foto: Ahmadi, Yang Terpilih Sebagai Ketua formatur dalam Muscab ke 10 DPC PPP Bondowoso
Ahmedabad
Bondowoso/JaringanKita. Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bondowoso resmi berakhir dengan suasana kondusif. Meski sempat diwarnai dinamika internal, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib hingga penetapan formatur.
Sebelumnya, Muscab PPP Bondowoso menjadi sorotan karena adanya persaingan ketat antara dua kandidat kuat, yakni H. Barri Sahlawi Zein yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC dan H. Syaiful Bahri selaku Sekretaris Plt DPC.
Kedua nama tersebut diprediksi mendominasi perolehan suara dari 23 Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang memiliki hak pilih. Namun, dinamika di lapangan menunjukkan hasil yang tidak terduga.
Ahmadi, yang dikenal sebagai kader senior PPP sekaligus Wakil Ketua Plt DPC dan anggota Fraksi PPP, justru muncul sebagai pemenang dalam perebutan posisi formatur unsur DPC.
Dalam pemungutan suara, Ahmadi memperoleh 9 suara, unggul tipis dari Sahlawi Zein yang meraih 8 suara. Sementara itu, H. Syaiful Bahri memperoleh 5 suara.
Hasil tersebut sekaligus menandai berakhirnya persaingan ketat antar kandidat yang sebelumnya diprediksi berlangsung hingga akhir Muscab.
Ditemui usai acara yang digelar di salah satu hotel di Bondowoso, Ahmadi menyampaikan sikapnya terkait peluang menjadi Ketua DPC PPP ke depan. Ia menegaskan tidak memiliki ambisi pribadi untuk menduduki jabatan tersebut.
Menurut Ahmadi, posisi Ketua DPC merupakan amanah besar yang harus ditentukan dengan pertimbangan matang, terutama dengan melibatkan para tokoh dan ulama.
Ia menyebut bahwa PPP sebagai partai berbasis keagamaan memiliki sejarah panjang yang tidak bisa dilepaskan dari peran ulama sebagai pendiri dan penjaga nilai-nilai partai.
" PPP ini milik ulama dan didirikan oleh para ulama. Maka, saya akan kembalikan kepada pemiliknya. Siapa yang dikehendaki oleh para ulama, itulah yang akan ditunjuk sebagai ketua," ujar Ahmadi, Senin (04/05/2026) malam.
Lebih lanjut, ia menggambarkan dirinya dan kader lainnya sebagai “pasukan” yang siap menjalankan perintah, dengan ulama sebagai komandan yang memberikan arahan.
Ahmadi juga membuka peluang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin menjadi Ketua DPC PPP Bondowoso, dengan syarat utama membangun kedekatan dan komunikasi dengan para ulama.
" Pintu terbuka lebar. Siapa pun yang ingin menjadi ketua PPP, mendekatlah kepada ulama," Pungkasnya. (Eko)