Peta Kekuatan Menguat di Muscab PPP Bondowoso, Formatur Jadi Kunci Penentu Arah Kepemimpinan
Mumbai
Ahmedabad
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Bondowoso yang digelar di Palm Hotel Bondowoso, Senin (4/5/2026), menjadi titik krusial dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
Forum yang mengangkat tema “Transformasi PPP untuk Indonesia” ini tidak hanya menjadi ajang pergantian struktur, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat posisi partai di tingkat daerah.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran partai politik sebagai penghubung antara kepentingan rakyat dan pemerintah.
Ia menilai, keberadaan partai harus mampu memberikan kontribusi nyata, bukan sekadar hadir dalam momentum politik semata.
“Muscab ini harus menjadi titik awal memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah dan menjaga stabilitas demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, dinamika internal Muscab kali ini cukup berbeda. Pengurus DPW PPP Jawa Timur, Imam Tahir, mengungkapkan bahwa mekanisme pemilihan tidak lagi dilakukan secara langsung untuk menentukan ketua.
Peserta Muscab hanya memilih lima orang formatur yang nantinya memiliki peran strategis dalam menentukan arah kepemimpinan.
“Formatur ini akan bergabung dengan unsur DPW dan DPP, kemudian mengusulkan nama calon ketua dan sekretaris,” jelasnya.
Meski demikian, keputusan final tetap berada di tangan DPP, sesuai dengan kewenangan organisasi yang berlaku secara nasional.
Dari total 23 PAC, hanya 21 yang memiliki hak suara dalam forum tersebut. Dua PAC lainnya dinyatakan tidak aktif karena kepengurusannya telah berakhir.
Pemilihan formatur dilakukan dengan mekanisme dukungan mayoritas, yakni 50 persen plus satu suara, baik melalui sistem individu maupun paket.
Seiring berjalannya proses, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial. Nama Sahlawi dan Mas Sep disebut-sebut memiliki basis dukungan yang cukup kuat di internal partai.
Namun demikian, arah dukungan masih sangat bergantung pada komposisi formatur yang terpilih, sehingga peta kekuatan masih bisa berubah hingga keputusan akhir ditetapkan.
Muscab X PPP Bondowoso ini menjadi gambaran bagaimana dinamika demokrasi internal partai berjalan, sekaligus menjadi penentu strategi organisasi dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Dengan proses yang masih berlangsung, seluruh kader menunggu hasil keputusan DPP yang akan menentukan siapa figur yang dipercaya memimpin PPP Bondowoso dalam periode mendatang.
Tags:
Abdul Hamid Wahid
Bupati Bondowoso
DPC PPP Bondowoso
Muscab PPP
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Politik