ZoyaPatel

Disdik Bondowoso Luruskan Polemik OSN, Tegaskan Tak Ada Peserta yang Didiskualifikasi

Mumbai
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bondowoso memastikan tidak ada peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) asal Bondowoso yang didiskualifikasi. Polemik yang sempat berkembang disebut dipicu kendala sinkronisasi data pada sistem pusat, bukan karena peserta maupun daerah tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Bondowoso dan wali murid peserta OSN di Gedung DPRD Bondowoso, Kamis (2/7/2026).

Menurut Taufan, sejak awal seluruh persyaratan administrasi peserta telah diunggah ke sistem. Bahkan, saat proses unggah dilakukan, status pada aplikasi menunjukkan data telah berhasil masuk.

"Yang terjadi bukan kami tidak mengunggah data. Semua persyaratan sudah kami upload. Kemungkinan ada kendala pada aplikasi sehingga data yang sudah masuk tidak terbaca oleh server pusat," ujarnya.

Ia menjelaskan, begitu mengetahui nama peserta Bondowoso belum muncul pada laman Pusat Prestasi Nasional, pihaknya langsung berkoordinasi dengan penyelenggara dan mengirimkan surat resmi pada 27 Juni 2026 sebagai bukti bahwa seluruh dokumen telah dipenuhi.

Taufan juga membantah informasi yang menyebut peserta asal Bondowoso didiskualifikasi. Menurutnya, hingga saat ini tidak pernah ada pemberitahuan resmi mengenai diskualifikasi dari penyelenggara.

"Tidak ada kalimat diskualifikasi. Jadi jangan sampai berkembang informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan persoalan serupa tidak hanya dialami Bondowoso. Hal itu terlihat dari adanya perubahan jadwal pelaksanaan OSN tingkat provinsi yang diberlakukan secara nasional.

"Buktinya, jadwal di tingkat provinsi ikut berubah secara nasional. Itu menunjukkan ada evaluasi di tingkat pusat, bukan hanya terjadi di Bondowoso," katanya.

Berdasarkan informasi terbaru dari Pusat Prestasi Nasional, pengumuman peserta akan dilakukan pada 10 Juli 2026, dilanjutkan uji coba pada 14–15 Juli 2026, sedangkan pelaksanaan OSN dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Juli 2026.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajad mengatakan rapat dengar pendapat digelar untuk menjawab keresahan wali murid sekaligus memastikan hak peserta OSN asal Bondowoso tetap terlindungi.

Menurutnya, hasil rapat memastikan seluruh data administrasi peserta kini telah diterima oleh sistem pusat sehingga siswa asal Bondowoso tetap dapat mengikuti tahapan OSN sesuai jadwal terbaru.

"Alhamdulillah, koordinasi yang dilakukan membuahkan hasil. Anak-anak kita dipastikan tetap bisa mengikuti OSN," ujar Sinung.

Dalam rapat tersebut, DPRD juga menerima sejumlah masukan dari wali murid terkait fasilitas pelaksanaan OSN, khususnya bagi peserta jenjang SD yang masih mengerjakan soal dengan posisi lesehan. DPRD meminta hal tersebut menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan kompetisi berikutnya lebih nyaman dan mendukung konsentrasi peserta. (Rif)
Ahmedabad