ZoyaPatel

KKN UIN KHAS dan Polsek Curahdami Tanamkan Kesadaran Anti-Bullying Sejak Dini

Mumbai
Bondowoso, (JaringanKita.Id)– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 54 Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember bersama Polsek Curahdami menggelar penyuluhan tentang bahaya bullying dan penyalahgunaan narkoba di SDN 1 Curahdami. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi preventif untuk membangun karakter peserta didik agar tumbuh dalam lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari perilaku menyimpang.

Penyuluhan diikuti oleh seluruh siswa SDN 1 Curahdami dengan menghadirkan narasumber dari Polsek Curahdami serta mahasiswa KKN Posko 54. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, dampaknya terhadap korban maupun pelaku, serta ancaman penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda.

Materi disampaikan secara komunikatif dan disesuaikan dengan usia peserta didik sehingga mudah dipahami. Selain memberikan pengetahuan, pemateri juga mengajak siswa memahami pentingnya menghormati teman, menjaga pergaulan, serta berani menolak ajakan yang mengarah pada perilaku negatif.

Koordinator KKN Posko 54 UIN KHAS Jember, Dani Maulana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter anak melalui edukasi di lingkungan sekolah.

> "Penyuluhan narkoba dan bullying bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan mengenai bahaya perundungan dan penyalahgunaan zat terlarang, membentuk karakter yang saling menghargai, serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda. Kegiatan ini juga berupaya membangun mental yang kuat agar siswa SDN 1 Curahdami mampu menolak berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka," ujarnya.



Menurut Dani, pembentukan karakter harus dimulai sejak usia dini karena masa sekolah dasar merupakan fase penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, kepedulian, dan saling menghormati.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program pengabdian, tetapi juga menjadi mitra sekolah dalam memberikan pendidikan sosial yang relevan dengan tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat aktif mengikuti penyuluhan. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam sesi tanya jawab mengenai cara menghadapi tindakan bullying, melindungi teman yang menjadi korban, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan penyalahgunaan narkoba.

Pihak Polsek Curahdami menjelaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk melindungi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja. Oleh karena itu, edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui penyuluhan tersebut, siswa juga diajak memahami pentingnya membangun budaya saling menghargai, menjaga pertemanan yang sehat, serta berani melaporkan apabila melihat tindakan perundungan maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UIN KHAS Jember, SDN 1 Curahdami, dan Polsek Curahdami menjadi contoh sinergi positif dalam mendukung pendidikan karakter sekaligus memperkuat upaya pencegahan berbagai perilaku menyimpang di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memiliki bekal pengetahuan, keberanian, dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari bullying dan penyalahgunaan narkoba sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, sehat, dan bertanggung jawab.
Ahmedabad