ZoyaPatel

Lansia Rentan Penyakit Kronis, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Turun Tangan Gelar Deteksi Dini

Mumbai
Bondowoso, (JaringanKita.Id) – Meningkatnya risiko penyakit tidak menular pada kelompok lanjut usia (lansia) mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember Posko 54 menggelar pemeriksaan kesehatan bersama Posyandu RW 3 Kelurahan Curahdami, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit sebelum menimbulkan komplikasi.

Pemeriksaan diikuti lansia dari RT 11 hingga RT 15 di wilayah RW 3. Mereka mendapatkan layanan pemeriksaan kadar gula darah, tekanan darah, berat badan, tinggi badan, serta lingkar perut sebagai bagian dari skrining awal kondisi kesehatan.

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Curahdami, Putri Sekar, mengatakan pemeriksaan rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"Melalui pemeriksaan rutin seperti ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun penanganan sedini mungkin. Pemeriksaan ini juga bermanfaat untuk memantau efektivitas pengobatan antidiabetes serta melihat bagaimana pola makan dan aktivitas fisik memengaruhi kondisi tubuh. Dengan begitu, risiko terjadinya komplikasi serius dapat diminimalkan dan kadar gula darah tetap terkontrol," ujarnya.

Selain pemeriksaan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai pola makan bergizi, pentingnya aktivitas fisik sesuai usia, membatasi konsumsi gula, serta pentingnya melakukan kontrol kesehatan secara berkala.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Sejak pagi para lansia memadati lokasi pemeriksaan untuk memanfaatkan layanan kesehatan sekaligus berkonsultasi mengenai kondisi tubuh mereka.

Mahasiswa KKN berharap kolaborasi bersama Posyandu tidak hanya membantu mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat Curahdami yang semakin peduli terhadap kesehatan, khususnya bagi kelompok lansia yang rentan mengalami penyakit kronis. (Rif)
Ahmedabad